Rabu, 02 Juli 2014

Manusia dan Penderitaan

Manusia dan Penderitaan

NAMA : GALIH  PRATIWI (53413626)
KELAS : 1IA20

BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Pada dasarnya manusia dan penderitaan itu berdampingan. Setiap manusia pernah mengalami yang namanya menderita dalam hidupnya. Penderitaan itu adalah sesusatu yang tidak menyenangkan yang dialami seseorang.
Penderitaan ada yang berasal karena Tuhan dan ada juga yang berasal karena ulah manusia itu sendiri. Tuhan memberikan penderitaan kepada manusia agar manusia itu sadar dan berubah menuju jalan yang lurus yang telah ditentukan oleh Nya.
Dibalik sebuah penderitaan manusia terdapat hikmah-hikmah yang positif yang bisa diambil oleh manusia untuk bisa merubah hidup nya menjadi jauh lebih baik lagi
B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apakah pengertian dari Penderitaan itu ?
2.      Apakah siksaan itu ?
3.      Bagaimana Gejala-gejala , tahapan-tahapan, serta sebab-sebab kekalutan mental itu terjadi.
4.      Apakah sebab-sebab timbulnya penderitaan ?
5.      Bagaimanakah pengaruh penderitaan terhadap manusia.

C.     TUJUAN PEMBAHASAN
Tujuannya adalah untuk mengetahui lebih jelas lagi mengenai pengertian penderitaan nya itu sendiri yang dialami manusia , dan bentuk-bentuk dari penderitaannya.





BAB II
PEMBAHASAN
Pengertian penderitaan
Berasal dari kata derita (sangsekerta-dhra) yang berarti menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagian.
Berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan. Banyaknya macam kasus penderitaan sesuai dengan liku-liku kehidupan manusia. Bagaimana manusia menghadapi penderitaan dalam hidupnya ? penderitaan fisik yang di alamai manusia tentulah diatasi secara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya. Sedangkan penderitaan psikis, penyembuhannya terletak pada kemampuan si penderita dalam menyelesaikan soal-soal psikis yang dihadapinya. Para ahli lebih banyak membantu saja.
Pengertian Siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rokhani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, tibullah penderitaan.
Didalam kitab suci diterangkan jenis dan ancaman siksaan yang dialami manusia di akhirat nanti, yaitu siksaan bagi orang-orang musyrik, syirik, dengki, memfitnah, mencuri, makan harta anak yatim, dan sebagainya.
Siksaan yang bersifat psikis misalnya kebimbangan, kesepian dan ketakutan.
Kebimbangan dialami oleh seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil. Misalnya pada suatu saat apakahseseorang yang bimbang itu pergi atau tidak. Akibat dari kebimbangan seseorang berada dalam keadaan yang tidak menentu, sehingga ia merasa tersiksa dalam hidupnya saat itu.
Kesepian dialami oleh seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan ramai. Kesepian ini tidak boleh dicampur adukkan dengan keadaan sepi seperti yang dialami oleh petapa atau biarawan yang tinggalnya ditempat yang sepi. Tempat mereka mereka memamng sepi tetapi hati mereka tidak sepi. Kesepian juga merupakan salah satu dari siksaan yang dapat dialami oleh seseorang.
Ketakutan merupakkan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar-besarkan yang tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phonia. Pada umumnya orang memiliki satu atau lebih phonia ringan seperti takut pada tikus, ular, serangga dan lain sebagainya.
Kekalutan Mental
Penderitaan batin dalam ilmu psikolog dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat dirumuskan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidak mampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah secara kurang wajar.
Gejala-gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
a.       Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
b.      Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
a.       Ganguan kejiawaan nampak dalam gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rokhaninya.
b.      Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental. Dapat banyak disebutkan antara lain berikut:
a.       Kepribadian yang lemah
b.      Terjadinya konflik sosial budaya
c.       Cara pematangan batin
Bentuk-bentuk frustasi :
1)      Agresif
Kemarahan yang meluap-luap akibat emosi.
2)      Regresif
Kembali pada pola reaksi primitive.
3)      Fiksasi
Pembatasan pada satu pola yang sama.
4)      Proyeksi
Memproyeksikan yang negatif.
5)      Identifikasi
Menyamakan diri dengan seeorang yang sukses.
6)      Narsisme
Merasa dirinya lebih superior dari pada orang lain.

7)      Autisme
Gejala manutup diri secara total dari dunia rill

Penderitaan dan sebab-sebabnya

Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :
a.       Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia.
Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.
b.      Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab Tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan / azab tuhan. Namun kesabaran,tawakal, dan optimisme dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu

Pengaruh Penderitaan
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang tibul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri.
Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaa, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap sikap keras.
BAB III
PENUTUP
a.       KESIMPULAN
Pada hakekatnya penderitaan dan manusia itu berdampingan . karena penderitaan merupakain rangkaian dari kehidupan. Setiap orang pasti pernah mengalami penderitaan. Penderitaan itu dapat teratasi tergantung bagaiaman seseorang menyikapi penderitaan tersebut. Banyak hikmah dan pelajaran yang dapat diambil dari penderitaan. Tidak semua penderitaan itu bernilai negatif, ada juga yang posifnya , jadi sebagai manusia kita harus tetap bersyukur dalam kondisi apapun. 
b.    Saran
Semoga tulisan saya ini dapat menginfirasi kalian semua . terimakasih




Sumber :


Manusia dan Cinta kasih

Manusia dan Cinta Kasih
NAMA : GALIH  PRATIWI (53413626)
KELAS : 1IA20

BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang
Cinta merupakan pengalaman yang sangat menarik yang pernah kita alami dalam hidup ini. Sangat disesali, orang pada umumnya masih bingung akan apakah cinta itu sesungguhnya. Kebingungan mereka semakin bertambah ketika dunia perfileman memperkenalkan arti cinta yang salah dimana penekanan akan cinta selalu dititik beratkan pada perasaan dan cerita romantika.
            Dari jaman dulu sampai sekarang hakikat cinta kasih masih menjadi perbincangan yang tidak dibatasi secara jelas dengan makna yang luas pula. Walaupun, sulit juga untuk diungkapkan dan diingkari bahwa cinta adalah salah satu kebutuhan hidup manusia yang cukup fundamental. Begitu fundamentalnya sampai-sampai membawa Khalil Gibran, seorang punjagga terkenal, berpendapat bahwa “Cinta hanyalah sebuah kemisterian”. Cinta sangat erat dalam kehidupan dan tidak bias di pisahkan dalam kehidupan. Tidak pernah selintas pun orang berpikir bahwa cinta itu tidak penting. Mereka haus akan cinta, mereka butuh akan cinta.
Begitupun dengan kasih sering sekali kita terkecoh bahkan sulit untuk membedakan cinta dan kasih itu sendiri. Oleh karena itu, saya akan menjelaskan sedikit mengenai pengertian cinta dan kasih sayang itu sendiri.

Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas maka berikut penulis akan merumuskan beberapa rumusan masalah sebagai berikut :
1.      Apakah pengertian cinta kasih tersebut?
2.      Apakah pengertian kasih sayang?
3.      Apa sajakah macam-macam cinta itu?
4.      Bagaimana mewujudkan rasa cinta dan kasih sayang agar kehidupan tentram dan damai terjadi?          
Maksud dan Tujuan
Adapun maksud dan tujuan pembahasan makalah ini, yaitu berdasarkan rumusan masalah di atas .
1.      Untuk  mengetahui makna cinta kasih
2.      Untuk mengetahui makna kasih sayang
3.      Untuk mengetahui macam-macam cinta
4.      Untuk mengetahui cara mewujudkan rasa cinta kasih dan sayang agar hidup tentram dan damai tercapai

BAB II PEMBAHASAN
Pengertian Cinta Kasih
Menurut kamus umum bahasa indonesia karya W .J.S. Poerwadaminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Walaupun begitu cinta kasih juga memiliki perbedaan , dimana cinta memiliki pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya; dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.
Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukkan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang etat di mahsyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh antar manusia dengan tuhannya sehingga manusia menyembah tuhan dengan ikhlas, mengikuti perintahnya, dan berpegang teguh pada syariatnya.
A.    Cinta Menurut Ajaran Agama
Ada yang berpendapat bahwa etika cinta dapat dipahami dengan mudah tanpa dikaitkan dengan agama. Tetapi dalam kenyataan hidup manusia masih mendambakan tegaknya cinta dalam kehidupan ini. Di satu pihak, cinta didengungkan lewat lagu dan organisasi perdamaian dunia, tetapi di pihak lain dalam praktek kehidupan cinta sebagai dasar kehidupan jauh dari kenyataan.
a.       Cinta diri
b.      Cinta pada sesama manusia
c.       Cinta seksual
d.      Cinta kebapakan
e.       Cinta kepada Allah
f.       Cinta kepada Rasul


Pengertian Kasih Sayang

Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa indonesia karangan W .J.S.Poerwadarminta adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang.
Dalam kehidupan berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagian. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta. Percintaan muda-mudi bila diakhiri dengan perkawinan, maka didalam berumah tangga keluarga muda itu bukan lagi bercinta-cintaan, tetapi sudah bersifat kasih mengasihi atau saling menumpahkan kasih sayang.
Adanya kasih sayang ini mempengaruhi kehidupan si anak dalam masyarakat. Orang tua dalam memberikan kasih sayngnya bermacam-macam demikian pula sebaliknya. Dari cara pemberian cinta kasih ini dapat dibedakan :
(1)    Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat pasif.
Dalam hal ini orang tua memberikkan kasih sayang terhadap anaknya baik berupa moral-materil dengan sebanyak-banyaknya, dan si anak menerima saja, mengiyakan, tanpa memberikan respon. Membuat anak menjadi takut di kehidupan sosialnya nanti.
(2)      Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat aktif.
Dalam hal ini anak berlebih-lebihan memberikan kasih sayang terhadap orang tua, kasih sayang ini diberikan secara sepihak, orang tua mendiamkan saja tingkah laku si anak, tidak memberikan perhatian apa yang diperbuat si anak.
(3)      Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat pasif
Disini jelas bahwa masing-masing membawa hidupnya, tingkah lakunya sendiri-sendiri, tanpa saling memperhatikan. Kehidupan keluarga sangat dingin, tidak ada kasih sayang, masing-masing membawa caranya sendiri, tidak ada tegur sapa jika tidak perlu.
(4)      Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat aktif
Dalam hal ini orang tua dan anak saling memberikan kasih sayang dengan sebanyak-banyaknya. Sehingga hubungan antara orang tua dan anak sangat intim dan mesra, saling mencinntai, saling menghargai, saling membtuhkan.









Macam-macam Cinta

1.      Cinta Platonis 
Cinta platonis adalah jenis cinta yang paling sederhana dari kelima jenis cinta yang dialami manusia. Mereka yang menjalaninya bahkan tidak menuntut apa-apa dari pasangan, terutama tentang seks.
2.      Cinta tak berbalas 
Cinta tak berbalas adalah cinta yang penuh dengan kesedihan dan banyak dari kita telah mengalami. Anda mungkin menemukan diri Anda jatuh cinta dan tidak bisa mendapatkannya. 
3.      Cinta obsesif
Apakah Anda seorang kekasih yang obsesif atau seseorang yang sangat kecanduan pada pasangan Anda? Cinta obsesif membuat Anda merasa tak berdaya dan sangat kesepian ketika pasangan Anda tidak berada di dekat Anda. Cinta obsesif biasanya dialami oleh mereka yang baru merasakan cinta untuk pertama kalinya.
4.      Cinta egois
Cinta egois membuat seseorang tidak peduli akan apa yang dirasakan pasangannya. Ia hanya peduli tentang dirinya sendiri dan apa yang baik baginya. Seorang kekasih yang egois bisa bersikap licik dan sering memanfaatkan kelemahan pasangannya. 
5.      Cinta pada pandangan pertama
Jenis cinta ini adalah yang paling spontan dan seringkali cepat dilupakan. Cinta pada pandangan pertama terjadi selama beberapa detik atau bahkan kurang.
6.      Cinta romantis
Cinta romantis adalah jenis cinta yang paling menyenangkan. Anda ingin selalu bersama kekasih Anda sepanjang waktu, dan bahkan ketika Anda sedang tidak bersamanya, Anda tidak dapat menahan keinginan untuk bertemu dengannya.
7.      Cinta tak bersyarat
Berbahagialah mereka yang dapat mengalami jenis cinta ini. Ini tentu tidaklah mudah dan jelas bukan sesuatu yang kebanyakan orang inginkan. Namun ketika Anda benar-benar merasakannya, Anda bisa tahu apa itu cinta sejati. 

Cara mewujudkannya :
Dengan segala macam penjelas diatas kita dapat mewujudkan nya dalam kehidupan sehari-hari dari mulai lingkungan rumah hingga lingkungan luar kita . caranya pun berbeda satu sama lain karna manusia punya standart nya sendiri , jadi semuanya tergantung dari orang nya itu sendiri.


BAB III PENUTUP
Kesimpulan
a)      Manusia pada hakikatnya tidak akan dapat terpisahkan dari Cinta kasih dan sayang
b)      Cinta dan kasih mengandung arti yang hampir sama, tapi antara keduanya terdapat perbedaan, yitu cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih meupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa mengarah kepada yang dicintai.
c)      Cinta itu mulia, bisa sangat indah, cinta itu sebuah kebahagiaan, tetapi manakala cinta itu tidak sesuai dengan apa yang diharpakan, apa yang diperkirakan dan apa yang didambakan bertolak belakang dari kenyataaan yang sudah terlanjur tercipta dalam angan-angan maka cinta bisa sangat menyakitkan dan menimbulkan penderitaan yang luar biasa.

Saran
Dengan hasil tulisan ini saya berharap agar pembaca dapat mengerti lagi arti Cinta dan Kasih sayang itu sendiri, dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari dengan baik.

Sumber :


Jumat, 17 Januari 2014

Pengaruh pola asuh pada kedewasaan anak

Pengaruh Pola Asuh Orangtua terhadap Kedewasaan Anak.

Seperti yang kita ketahui kita akan mengalami yang namanya pendewasaan diri, seseorang akan tumbuh dewasa dengan proses yang berbeda-beda, dan tingkat kedewasaan diri seseorang berbeda-beda karana memiliki pengalaman yang berbeda pula. Faktor yang sangat berpengaruh adalah pola asuh orang tua mereka masing-masing. Karna orang tua adalah penentu utama dalam pembentukan kepribadian seseorang , atau sebagai lingkungan terdekat . semua orang tua memiliki caranya masing-masing dalam mendidik anaknya. Faktor ini lah yang menbedakan kedewasaan seorang anak . berikut ada beberapa hal yang berhubungan dengan pola asuh orang tua yang paling berpengaruh dalam pembentukan kedewasaan seseorang :
1.       Perhatian Orang Tua
Sebagai orang tua memang kewajiban mereka untuk meperhatikan anak mereka dan menjaga segala aktivitas anak mereka. Anak remaja pada masa kini memang harus diawasi dengan baik tetapi tidak bukan berarti juga orang tua harus mengurungnya atau melarang semua aktivitas sang anak tapi sosok orang tua adalah untuk mengawasi agar anak mereka tetap bisa menghindari hal-hal negative yang terjadi diluar lingkungan rumah . Perhatian orang tua sangat penting Dalam mengambil peran untuk pembentukan kedewasaan anak mereka.
Orang tua harus tetap berkomunikasi dengan anak mereka walaupun anak mereka cukup terbilang sudah besar tetapi komunikasi sangatlah penting agar sang anak selalu ingat dan merasa dekat dengan orang tuanya. Karena tidak jarang kita temui remaja yang  membantah otang tua karena kurang nya juga perhatian otang tua selama ini.
2.       Pembelajaran mengenai kemandirian
Tidak jarang kita ketemui anak-anak yang terlalu di manja oleh orang tuanya terutama untuk para anak-anak dari keluarga yang dibilang mampu ataupun kaya raya. Karena karena fasilitas yang ia punyai dirumah nya membuat anak itu malas-malasan. Misalkan saat kita mempunyai pembantu jika mereka mulai merasa senang dan menikmatinya karena mereka bisa menyuruh pembantunya maka akan timbul sifat malas-malasan ataupun manja. Karena mereka terbiasa menyuruh dan memerintah terhadap pembantu mereka. Memang tidak salah jika memiliki pembantu dan meminta tolong terhadap pembantu tetapi kita juga harus belajar mandiri agar tidak menyusahkan orang lain dan agar saat kita dewasa kita tidak lagi tergantung orang lain dan orang tua .
3.       Lingkungan
Lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap kedewasaan diri seseorang , dari mulai lingkungan terdekat yaitu keadaan rumah dan sekitarnya. Kedewasaan seseorang akan terbentuk sesuai pengalaman yang dia alami selama ini . lingkungan terdekatlah yang akan membantu penyelesaian masalah tersebut sehingga dapat membentuk kedewasaan seseorang

Jadi, apapun yang terjadi pada orang tua sangat berpengaruh pada perkembangan anak tersebut. Kedewasaan anak dapat dibentuk oleh pola asuh orangtua. Saya percaya bahwa orang tua memiliki cara nya tersendiri untuk mendidik anaknya menjadi pribadi yang baik dan unggul dengan kedewasaan yang dimiliki .

Terimakasih :)

Jumat, 10 Januari 2014

PELAPISAN YANG TERJADI DI DALAM MASYARAKAT



Lingkungan merupakan suatu tempat dimana kita dapat bersosialisasi dengan masyarakat lain. Pelapisan social pada suatu masyarakat di sebuah lingkungandi faktori oleh beberapa faktor , salah satunya adalah ekonomi. Saya akan sedikit membahas pelapisan masyarakat yang diakibatkan oleh faktor ekonomi.
Disini saya akan mengambil contoh di lingkungan rumah saya yaitu JL.Budi Luhur no.52 RT 001/003,Bintara Jaya,Bekasi Barat. Terdapat 150 keluarga dalam satu lingkungan ini. Dalam satu lingkungan itu mereka memiliki profesi yang berbeda-beda. Dari mulai pegawai swasta, pegawai negeri, wira usaha, pedagang,hingga pengangguran. Berbagai profesi ini yang membuat tingkatan ekonomi pada masyarakat .
Profesi yang berbeda-beda ini yang membuat cara bersosialisasi setiap keluarga berbeda-beda , faktor pendidikan juga sangat berpengaruh dalam cara seseorang bersosialisasi dengan satu sama lainnya . rakyat Indonesia sudah terbiasa dengan budaya menghormati seseorang bukan hanya di lihat dari umur saja tapi dari derajat dan profesi nya. Biasa seseorang yang memiliki profesi yang lebih dari rakyat lain nya , sangatlah di hormati bahkan menjadi seseorang yang ditakuti dalam lingkungan tersebut.
Faktor ini pun terjadi pada lingkungan saya , beberapa keluarga di lingungan saya memiliki derajat yang lebih tinggi dari keluarga lainnya , membuat orang yang lain sangat menghormati orang tersebut . dan biasa orang-orang yang memiliki profesi yang lebih tinggi atau kesibukannya lebih dari profesi yang biasa saja , memiliki sifat social di lingkungannya sangat kurang , kekurangan nya mereka bersosialisasi membuat beberapa keluarga tersebut memiliki sifat individual bahkan tertutup dengan lingkungan sekitarnya , semua ini menimbulkan ketidak dekatan ataupun ketidak harmonisan hubungan tetangga.
Sifat individual ini juga dapat mengakibat munculnya banyak opini di lingkungan ini , semua ini dijelas akan terjadi karna beberapa keluarga ini memiliki pekerjaan yang sangat sibuk yang membuat mereka sangat jarang berada di rumah , dan mereka mungkin akan lebih akrab dengan lingkungan kerja mereka dibandingkan dengan lingkungan rumah mereka .
Dan sangat  berbeda dengan keluarga yang memiliki tingkat ekonomi yang rendah ataupun profesi yang di kalangan bawah atau biasa saja . mereka bahkan memiliki waktu lebih banyak di rumah , yang pasti mereka memiliki waktu bersosialisasi denga lingkungan sangat baik . semua terjadi karna mereka lebih banyak berinteraksi dengan tetangga di bandingkan dengan rekan kerja mereka .
Menurut saya faktor ekonomi sangat berpengaruh terhadap terjadinya pelapisan pada masyarakat . karna orang Indonesia, masih memiliki sifat menghormati seseorang tidak hanya dari umur nya saja , tapi dari tingkat ekonomi dan derajat seseorang . pelapisan masyarakat itu terjadi karna diri kita nya sendiri yang membedakan satu dengan lainnya .
Saran saya lebih baik kita mulai berfikiran modern , kalau kita semua sama , yang membedakan hanyalah reziki yang sudah di atur oleh yang maha kuasa . dan apapun status kita di masyarakat jang pernah membedakan satu sama lainnya , sehingga tidak ada lagi pelapisan di dalam masyarakat tersebut .

TERIMA KASIH , bila ada salah-salah kata saya mohon maaf … (manusia tidak ada yang sempurna). Tulisan ini adalah sebuah tahap pembelajaran bagi saya dalam mengasah kreativitas saya dam membuat karya tulisan dengan baik J


KONFLIK BATIN



Pada kesempatan kali ini saya ingin menjelaskan mengenai kejadian ataupun masalah yg terjadi didalam hidup saya . menurut saya masalah dalam hidup saya bukan lah suatu beban yang harus dihindari melainkan sebuah kejadian yang harus dihadapi dan dicari solusinya , karna sebuah masalah itu dapat saya jadi kan pengalaman untuk membentuk diri saya menjadi lebih dewasa lagi . saya akan memulai berbagi cerita saya , selamat membaca ……..

Ketika saya naik kelas XII , saya dan teman-teman saya mulai bingung dalam menentukan tempat bimbel yang tepat untuk membantu saya dalam proses belajar untuk menghadapi UN. Dan saya pun mulai banyak tanya kepada teman-teman saya  mengenai tempat les yang akan mereka pilih. Setelah saya banyak bertanya ada satu tempat les yang di favoritkan setelah itu saya mulai berdiskusi dengan ayah saya dan hasil diskusi itu hanya menghasilkan satu kata yaitu “terserah” kata-kata ini yang membuat saya bingung untuk menentukan pilihan .

Pada saat disekolah teman saya membawa satu lembar brosur mengenai sebuah tempat bimbel yang berada di Galaxy,Bekasi. Saat itu pun saya memutuskan untuk bimbel di tempat tersebut bersama kedua teman saya alasan saya untuk bimbel disana adalah keinginan besar saya untuk berkuliah di salah satu universitas terbaik di Jakarta dan di Indonesia karena tempat bimbel ini adalah salah satu tempat dimana semua guru nya adalah mahasiswa atau mahasiswi dan alumni dari universitas tersebut. Setidaknya saya mendapatkan pengalaman langsung yang mereka hadapi selama berkuliah disana.

Setelah saya menjalani bimbel tersebut selama 2 bulan saya dan teman saya mulai merasakan kemajuan dalam pelajaran, tapi hanya 2 mata pelajaran yang kami kuasai karena beberapa mata pelajaran pengajar nya tidak ada, semua itu membuat kami bingung mengatasi masalah ini karena mata pelajaran yang tidak ada pengajar nya sangat penting dan sulit sedangkan disekolah saya tidak dapat menerima pelajaran dengan baik. Akhirnya teman saya memutuskan keluar dari tempat bimbel itu dan pindah ke tempat bimbel yang lain keputusan teman saya ini membuat saya bingung karena saya tidak di izinkan untuk pindah dari tenpat bimbel itu.

Setelah 1 bulan saya menjalani bimbel tersebut sendiri saya tidak mengalami kemajuan yang berarti akhirnya saya memutuskan  untuk keluar dari tempat bimbel tersebut tanpa memberitahu ayah saya.disini saya mulai berfikir untuk memecahkan masalah ini agar tetap bimbel di tempat lain dengan bayaran yang sama dengan tempat bimbel yang sebelumnya semua itu saya lakukan agar tidak menimbulkan kecurigaan ayah saya dan saya bisa tetap bimbel di tempat yang terbaik.

Akhirnya saya mendapatkan satu tempat bimbel dekat sekolah yang menurut teman-teman saya yang bimbel disana mereka mengalami peningkatan pelajaran yang ingin di UN kan. Akhirnya saya mendaftarkan diri dan mulai bimbel disana dengan sisa waktu 3 bulan menuju UN. Ternyata penilaian teman-teman saya terhadap tempat bimbel ini benar adanya saya mengalami kemajuan dalam semua pelajaran yang akan di UN kan nanti.

Ketika UN pelajaran yang telah saya pelajari saat di tempat bimbel sangat membantu saya mengerjakan soal-soal UN dan saya mendapatkan nem yang baik.
Sekian cerita saya dalam menghadapi masalah dalam diri saya dan menyelesaikan masalah tersebut dan menjadikan masalah ini menjadi sebuah pengalaman terbaik. Disini saya dapat menarik sebuah kesimpulan bahwa kita tidak boleh terlalu cepat mengambil sebuah keputusan dalam memilih apapun, harus melihat sisi positif dan negative dalam sebuah pilihan tersebut agar tidak menyesal di akhir.
Terima kasih semoga bermanfaat
TERIMA KASIH , bila ada salah-salah kata saya mohon maaf … (manusia tidak ada yang sempurna). Tulisan ini adalah sebuah tahap pembelajaran bagi saya dalam mengasah kreativitas saya dam membuat karya tulisan dengan baik J